BANDA ACEH – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan percepatan penanganan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh terus berjalan.
Fokus utama pemerintah saat ini adalah penyediaan tempat tinggal layak bagi pengungsi melalui pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, juga menyampaikan opsi bantuan tunai bagi warga yang rumahnya rusak berat namun memilih tinggal menumpang di rumah kerabat.
Opsi Huntara atau DTH Rp600 Ribu
Dalam konferensi pers di Banda Aceh, Jumat (19/12/2025), Abdul Muhari menjelaskan dua skema bantuan hunian. Warga terdampak dapat memilih untuk menempati Huntara yang disediakan pemerintah atau menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).
“Besaran DTH ditetapkan sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga per bulan bagi warga yang sementara tinggal bersama keluarga atau kerabat,” jelas Abdul Muhari.
Untuk lokasi Huntara di Aceh, Pemkab Aceh Tamiang telah mengusulkan lahan PTPN III seluas 10 hektare. BNPB sedang melakukan kajian mitigasi bencana agar lokasi tersebut aman dari risiko bencana serupa di masa depan.
Jembatan Alternatif Mulai Beroperasi
Kabar baik juga datang dari sektor infrastruktur. Jembatan Teupin Reudeup (Awe Geutah) yang menjadi jalur alternatif Bireuen–Lhokseumawe telah diujicobakan sejak Kamis sore. Pembukaan akses ini diharapkan mengurai kemacetan logistik.
“Dengan dibukanya akses ini, kita harapkan arus orang dan barang bisa lebih lancar. Namun kami juga mengimbau masyarakat tetap tertib,” ujar Muhari.
Sementara itu, progres perbaikan jalur utama Jembatan Kuta Blang kini mencapai 60,5 persen, dan Jembatan Jeumpa/Cot Bada di Bireuen mencapai 81 persen.
Update Korban: 1.071 Meninggal Dunia
Di sisi lain, BNPB memperbarui data korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi ini. Per Jumat sore, total korban meninggal dunia bertambah menjadi 1.071 jiwa.
“Jumlah korban meninggal secara total di tiga provinsi ini bertambah tiga dari posisi kemarin… Sementara jumlah pengungsi juga berkurang signifikan menjadi 526.868 jiwa,” papar Abdul Muhari.
Operasi pencarian (SAR) masih terus dilakukan di sejumlah titik, dibarengi dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah menebar 40 ton bahan semai di langit Aceh untuk mencegah hujan ekstrem susulan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Anber.id WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

