ACEH UTARA – Anggota MPR RI asal Aceh, Nasir Djamil, menekankan bahwa Empat Pilar MPR RI bukan sekadar hafalan semata, melainkan kebutuhan vital untuk bertahan di tengah gempuran arus informasi global. Hal tersebut ditegaskannya saat menggelar sosialisasi kebangsaan di hadapan tokoh masyarakat dan pemuda di Kabupaten Aceh Utara, Jumat (9/12/2025).
Dalam agenda kunjungan kerjanya ke wilayah yang dijuluki “Kota Juang” tersebut, Nasir Djamil menyoroti dinamika sosial yang terjadi sepanjang tahun 2025. Ia menilai, kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi membawa tantangan tersendiri bagi ketahanan mental dan ideologi masyarakat.
Oleh karena itu, politisi senior ini mengajak konstituennya untuk menjadikan nilai-nilai kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—sebagai filter dan pegangan hidup.
“Zaman boleh berubah serba digital, tapi karakter kita sebagai bangsa tidak boleh luntur. Empat Pilar ini adalah ‘perisai’ agar kita tidak kehilangan arah dan identitas diri,” tegas Nasir Djamil dengan lugas.
Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan interaktif. Nasir Djamil tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga mengajak masyarakat Aceh Utara untuk mentransformasikan semangat patriotisme yang melegenda di daerah tersebut menjadi semangat merawat persatuan di masa kini.
Nasir meminta agar setiap individu mengambil peran aktif sebagai pelaku sejarah yang menjaga keutuhan negara, dimulai dari lingkungan terkecil.
“Merawat Indonesia harus dimulai dari rumah kita sendiri. Saya titipkan pesan ini agar Aceh Utara tetap menjadi pilar kokoh bagi Aceh dan Indonesia,” tutup Nasir yang disambut apresiasi hangat para peserta.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Anber.id WhatsApp Channel Disini. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

